HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL INTERVENTION DENGAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA

  • Rostiodertina Tina Girsang Deli HUsada
  • Reza Novizar
Keywords: Psychological Intervention, kualitas hidup, gagal ginjal kronik

Abstract

Psychological intervention merupakan salah satu intervensi dengan pendekatan psikologis/kejiwaan seperti pemberian relaksasi spiritual dzikir yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang yang mengalami penyakit terminal misalnya gagal ginjal kronik. Penelitian ini untuk mengetahui adanya Hubungan Psychological Intervention Dengan Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Di RSU Sembiring Delitua Kabupaten Deli Serdang Tahun 2020.  Penelitian termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Yang dilakukan pada 14 orang pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSU Sembiring yang dilaksanakan pada bulan juni 2020. Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Berdasarkan tabel tabulasi silang Hubungan Psychological Intervention Dengan Peningkatan Di RSU Sembiring sebanyak 9 orang (64.3%) dan memiliki kualitas hidup baik sebanyak 6 orang (42.9%) dan yang memiliki kualitas hidup cukup sebanyak 3 orang (21.4%), dan yang tidak teratur melakukan psychological intervention sebanyak 5 orang (35.7%) dan memiliki kualitas hidup kurang sebanyak 5 orang (35.7%). Hasil Uji Chi Square di dapatkan nilai P=0,001dengan α= 0,05 artinya terdapat Hubungan yang signifikan dari Psychological Intervention Dengan Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Psychological intervention ini akan lebih efektif jika dilakukan secara teratur baik saat menjalani hemodialisa maupun saat dirumah, karena itu diharapkan peran dari perawat dalam memberikan pelayanan agar tetap memberikan pelayanan yang maksimal agar pasien yang menjalani haemodialisa memiliki kualitas hidup yang baik dengan memperhatikan dari aspek psikologinya.

References

Etik, Indah dan athi. 2018. Pengaruh terapi relaksasi spiritual terhadap tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialysis. Jombang : universitas Pasantren Tinggi Darul Ulum .

Kemenkes (2018). Situasi penyakit gagal ginjal kronik. Jakarta.

Nurhidayati L, (2014). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal ronis yang menjalani hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah , Yogyakarta

NKF-KDIGO, 2016. “chronic kidney desease”. ISSN. 2017.3(1): 1-163.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), 2018. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Suwitra, K. 2014. Penyakit gagal ginjal kronik. In:S. Setiati. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Jilid II Edisi VI. Jakarta: Internal publishing, pp. 2375-80.

Veronika H, Emma. 2016. Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita cronic kidney desease (CKD)Yang Menjalani Terapi Hemodialisa dengan Psychological Intervention. Medan: Fakultas Keperawatan Universitas Prima Indonesia. Jumantik vol 2 no.1, 42-59.

Widayati, Dhina. 2017. Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita cronic kidney desease (CKD) Yang Menjalani Terapi Hemodialisa dengan Psychological Intervention. Kediri: STIKES Karya Husada Kediri/budinawida.

WHO (World Health Organization). 2015. Global Status Report On Noncommunicable Desease.

World health Organization (1993). Quality of life BREF.

World health Organization (1996). Quality of life BREF.(WHOQOL)
Published
2020-10-31
How to Cite
Girsang, R., & Novizar, R. (2020). HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL INTERVENTION DENGAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik, 3(1), 44-51. https://doi.org/10.36656/jpkm.v3i1.337