The HIV Field Outreach Workers Performance and Utilization of Voluntary Counseling and Testing (VCT) Services in Kendari City

Penulis

  • Wa Ode Sitti Justin Politeknik Baubau

Kata Kunci:

HIV, VCT, Penjangkauan Komunitas, Petugas Lapangan, Populasi Kunci

Abstrak

Salah satu masalah kesehatan global terbesar adalah infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), terutama di kalangan individu yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan tes HIV, seperti anggota populasi berisiko tertentu. Voluntary Counseling and Testing (VCT) merupakan pintu masuk yang penting untuk upaya pencegahan dan perawatan HIV, namun pemanfaatan layanan ini masih relatif rendah. Petugas lapangan yang melakukan penjangkauan berbasis komunitas merupakan strategi yang efektif untuk merekrut individu agar melakukan tes HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan penjangkauan petugas lapangan dengan pemanfaatan layanan VCT pada populasi kunci di Kota Kendari. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari catatan layanan HIV berbasis komunitas terhadap 2.785 individu yang dijangkau oleh petugas lapangan. Variabel penelitian meliputi kegiatan penjangkauan dan pemanfaatan layanan VCT. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik untuk menggambarkan hasil penjangkauan serta keberhasilan rujukan tes HIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2.785 individu yang berhasil dijangkau, sebanyak 73,5% dirujuk dan kemudian melakukan tes HIV di layanan VCT. Tingkat keberhasilan rujukan lebih tinggi pada kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL/MSM) sebesar 74,0% dibandingkan dengan kelompok transgender sebesar 59,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa penjangkauan yang efektif oleh petugas lapangan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pemanfaatan layanan VCT. Oleh karena itu, penguatan kegiatan penjangkauan menjadi sangat penting untuk semakin meningkatkan cakupan tes HIV pada populasi kunci.

Referensi

Johnson, C.C., Kennedy, C., Fonner, V., Siegfried, N., Figueroa, C., Dalal, S., Sands, A. and Baggaley, R. (2017) ‘Examining the effects of HIV self-testing compared to standard HIV testing services: A systematic review and meta-analysis’, Journal of the International AIDS Society, 20(1), pp. 1–10. https://doi.org/10.7448/IAS.20.1.21594
Kavanagh, M.M., Goedel, W.C., King, M., Wilson, E.C., Young, A.M. and Mayer, K.H. (2021) ‘HIV criminalization and stigma as structural barriers to HIV prevention, testing, and treatment’, The Lancet HIV, 8(8), pp. e508–e515. https://doi.org/10.1016/S2352-3018(21)00152-8
Operario, D. and Restar, A. (2022) ‘HIV epidemiology and prevention among transgender populations’, Current HIV/AIDS Reports, 19(4), pp. 254–263. https://doi.org/10.1007/s11904-022-00606-3
Phanuphak, N., Sungsing, T., Jantarapakde, J., Pengnonyang, S., Trachunthong, D., Mingkwanrungruang, P. and Phanuphak, P. (2020) ‘Princess PrEP program: The first key population-led PrEP service in Thailand’, Journal of the International AIDS Society, 23(6), e25519. https://doi.org/10.1002/jia2.25519
Poteat, T., Reisner, S.L., Radix, A. and Baral, S. (2021) ‘HIV epidemics among transgender women’, Current Opinion in HIV and AIDS, 16(5), pp. 351–356. https://doi.org/10.1097/COH.0000000000000695
Shannon, K., Crago, A.L., Baral, S.D., Bekker, L.G., Kerrigan, D., Decker, M.R., Poteat, T., Wirtz, A.L., Weir, B., Boily, M.C. and Beyrer, C. (2018) ‘The global response and unmet actions for HIV and sex workers’, The Lancet, 392(10148), pp. 698–710. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31439-9
UNAIDS (2021) Global AIDS Update 2021: Confronting Inequalities. Geneva: Joint United Nations Programme on HIV/AIDS.
World Health Organization (2019) Consolidated guidelines on HIV, viral hepatitis and STI prevention, diagnosis, treatment and care for key populations. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization (2022) Guidelines on HIV self-testing and partner notification. Geneva: World Health Organization.

Diterbitkan

2026-06-30