EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUBUR KACANG HIJAU UNTUK MENGURANGI GEJALA MENOPAUSE PADA WANITA LANSIA DI DESA PATUMBAK I DUSUN II TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.36656/jpmph.v6i3.3094Kata Kunci:
green bean porridge, menopause, elderly womenAbstrak
Menopause merupakan proses alami yang dialami wanita akibat menurunnya fungsi ovarium dan produksi hormon estrogen. Kondisi ini sering menimbulkan gejala fisik maupun psikologis seperti mudah lelah, gangguan tidur, nyeri sendi, kecemasan, dan perubahan suasana hati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pemberian bubur kacang hijau dalam mengurangi gejala menopause pada wanita lansia di Desa Patumbak I Dusun II Tahun 2026. Kegiatan melibatkan 45 wanita lansia yang telah mengalami menopause dan memiliki keluhan menopause. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dan pemberian bubur kacang hijau secara rutin sebagai terapi nonfarmakologi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, lembar observasi, dan kuesioner sebelum serta sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami penurunan keluhan menopause setelah mengonsumsi bubur kacang hijau secara rutin. Responden mengaku kualitas tidur menjadi lebih baik, rasa lelah berkurang, nyeri sendi menurun, dan kondisi emosional lebih stabil. Kacang hijau mengandung fitoestrogen, protein, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga keseimbangan hormon dan meningkatkan kondisi kesehatan wanita menopause. Oleh karena itu, bubur kacang hijau dapat digunakan sebagai alternatif terapi yang murah, sederhana, dan aman untuk membantu mengurangi gejala menopause pada wanita lansia.
Referensi
Handayani, Y., Putri, M., & Sari, D. (2023). Peran fitoestrogen dalam mengurangi gejala menopause pada wanita usia lanjut. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(1), 66–73.
Ikatan Bidan Indonesia. (2023). Pedoman pelayanan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupan. Jakarta: IBI Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman edukasi kesehatan reproduksi wanita usia lanjut. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, A., & Handayani, Y. (2022). Pemanfaatan makanan berbasis kacang-kacangan untuk kesehatan wanita menopause. Jurnal Pangan dan Gizi, 9(1), 55–61.
Rahmawati, D., & Dewi, P. (2021). Pemanfaatan kacang-kacangan sebagai sumber nutrisi wanita menopause. Jurnal Nutrisi Indonesia, 10(1), 22–29.
Wulandari, N., Putri, A., & Rahman, F. (2021). Efektivitas terapi nonfarmakologi pada wanita menopause. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 30–37.
World Health Organization. (2021). Women ageing and menopause health report. Geneva: WHO Press.