EDUKASI DIET RENDAH GARAM DAN KEPATUHAN MINUM OBAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GAGAL GINJAL PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA BANYUMAS KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT
EDUKASI DIET RENDAH GARAM DAN KEPATUHAN MINUM OBAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GAGAL GINJAL PADA PASIEN HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.36656/jpmph.v6i3.3038Kata Kunci:
Pencegahan, Gagal ginjal kronikAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan judul "Edukasi Pencegahan Gagal Ginjal Kronik Pada Masyarakat di Desa Sei Limbat Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Tahun 2025". Latar belakang kegiatan ini adalah adanya masalah kurangnya minat dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan gagal ginjal, termasuk rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan dan keengganan melakukan pemeriksaan rutin. Berdasarkan studi pendahuluan, sebagian besar responden (6 dari 10 orang) tidak mengetahui tentang pencegahan gagal ginjal di rumah. Solusi yang ditawarkan adalah melakukan deteksi dini penyakit gagal ginjal secara gratis, khususnya pada lansia, dan memberikan penyuluhan/edukasi secara perorangan maupun berkelompok. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2025 di Desa Sei Limbat dan diikuti oleh 26 peserta. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa peserta antusias bertanya tentang pencegahan gagal ginjal dan mampu menjelaskan cara pencegahannya, yang mengindikasikan bahwa kegiatan ini memberikan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kondisi kesehatan masyarakat.
Referensi
Bosworth, H. B., Olsen, M. K., Grubber, J. M., Neary, A. M., Orr, M. M., Powers, B. J., & Oddone, E. Z. (2011). Two self-management interventions to improve hypertension control: A randomized trial. Annals of Internal Medicine, 154(7), 435–447.
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2025). Pedoman pengendalian hipertensi dan pencegahan komplikasi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Houts, P. S., Doak, C. C., Doak, L. G., & Loscalzo, M. J. (2006). The role of pictures in improving health communication: A review of research on attention, comprehension, recall, and adherence. Patient Education and Counseling, 61(2), 173–190.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Lira, M. (2021). Manajemen hipertensi melalui pendekatan gaya hidup dan farmakologis. Penerbit Kesehatan.
Ulfiyana, D. (2024). Kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dalam pencegahan komplikasi kronis. Jurnal Keperawatan Klinis, 12(1), 45–52.
World Health Organization. (2021). Guideline for the pharmacological treatment of hypertension in adults. WHO.