GERAKAN “SATU RUMAH SATU MASKER”: EDUKASI ETIKA BATUK DAN PENATAAN VENTILASI ALAMI UNTUK PENCEGAHAN TB DI KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN DELI SERDANG
DOI:
https://doi.org/10.36656/jpmph.v6i2.2902Kata Kunci:
tuberkulosis, etika batuk, masker, ventilasi alamiAbstrak
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berbasis keluarga dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penderita TB mengenai etika batuk, penggunaan masker, dan penataan ventilasi alami melalui gerakan “Satu Rumah Satu Masker”. Kegiatan dilaksanakan pada 10–11 Februari 2026 di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, dengan melibatkan 50 responden penderita TB. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, diskusi, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 42 responden (84%) memahami dan mampu mempraktikkan etika batuk dengan benar, 44 responden (88%) memahami pentingnya penggunaan masker di rumah tangga, dan 39 responden (78%) memahami pentingnya ventilasi alami yang sehat. Selain itu, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 24% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Partisipasi aktif peserta mencapai 46 responden (92%), sedangkan 41 responden (82%) menyatakan kesediaan untuk menerapkan perilaku pencegahan TB di rumah tangga. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi responden dalam upaya pencegahan penularan TB.