EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN SEKOLAH AMAN BENCANA (SAB) DI SD NEGERI LAWE TUA KABUPATEN ACEH TENGGARA

Penulis

  • Ira Risnawati Institut Kesehatan Deli Husada
  • Muhraza Siddiq
  • Muhraza Siddiq
  • Ripai Siregar
  • Armanda Prima

DOI:

https://doi.org/10.36656/jpmph.v6i1.2790

Kata Kunci:

Kesiapsiagaan bencana, Sekolah Aman Bencana, Mitigasi Bencana

Abstrak

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, sehingga peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, termasuk siswa sekolah dasar, menjadi kebutuhan mendesak. SD Negeri Lawe Tua di Kabupaten Aceh Tenggara merupakan salah satu sekolah yang berada pada wilayah rawan banjir dan tanah longsor, namun belum memiliki program mitigasi kebencanaan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan kapasitas sekolah melalui pendekatan Sekolah Aman Bencana (SAB). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kebencanaan, pelatihan jalur evakuasi, pembentukan Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS), pemasangan jalur evakuasi dan SOP, serta simulasi evakuasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, pengukuran kecepatan evakuasi, serta observasi perilaku siswa dan keterlibatan guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa, dari rata-rata skor 36% pada pre-test menjadi 86% pada post-test, atau meningkat sebesar 50%. Pemahaman jalur evakuasi mengalami peningkatan tertinggi yaitu 65%. Selain itu, guru semakin siap menjadi fasilitator SAB dan sekolah memiliki sarana mitigasi yang lebih lengkap. Kesimpulannya, edukasi kesiapsiagaan berbasis SAB terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menghadapi situasi darurat serta memperkuat manajemen kebencanaan sekolah. Program ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dan direplikasi pada sekolah lain di wilayah rawan bencana.

Diterbitkan

2025-12-28