EDUKASI MIRROR THERAPY TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN POST STROKE DI DESA TALUN KENAS DELI SERDANG

Penulis

  • zuliawati zuliawati Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua image/svg+xml
  • Reisy Tane
  • Daniel Suranta Ginting
  • Meta Rosaulina
  • Siti Marlina
  • Rini Debora Silalahi
  • Joko Sutejo
  • Maria Hermita Manik

DOI:

https://doi.org/10.36656/jpmph.v3i1.1125

Kata Kunci:

Mirror Therapy, Kekuatan Otot, Post Stroke

Abstrak

Penderita stroke umumnya mengalami gangguan motorik, dimana gejala yang paling khas yaitu rusak atau matinya jaringan otak yang dapat menimbulkan gejala kecacatan berupa hemiparesis anggota tubuh atau kelemahan otot ekstremitas yang dapat menyebabkan keterbatasan dalam mobilisasi. Intervensi yang diberikan dapat berupa latihan rentang gerak dengan menggunakan media cermin (mirror therapy) untuk meningkatkan kekuatan otot dengan mengikut sertakan persepsi ilusi visual untuk meningkatkan gerakan anggota tubuh yang mengalami hemiparesis. Tujuan  kegiatan  pengabdian  masyarakat  ini  adalah  ingin mengetahui manfaat mirror therapy terhadap peningkatan kekuatan otot pada responden dengan post stroke. Pengabdian  dilakukan  pada 18 responden yang mengalami  post stroke. Tim pelaksanaan pengabdian mendemonstrasikan  cara  melakukan tindakan  mirror therapy  di  desa  Talun  Kenas  Deli  Serdang. Tim melakukan   kunjungan   rumah  untuk mengkaji perkembangan kekuatan otot lansia dengan post stroke. Evaluasi program  pengabdian berjalan  dengan  baik.  Terdapat 12 responden menanyakan terkait materi  penyuluhan. Penyuluhan mirror therapy sangatlah penting dilakukan pada seseorang yang mengalami hemiparesis pada bagian ekstemitas.

Diterbitkan

2023-01-06