GAMBARAN STATUS GIZI BALITA DI KABUPATEN KERINCI TAHUN 2025
Keywords:
nutritional status, toddlers, BB/U, TB/U, BB/TB, Kerinci RegencyAbstract
Introduction: The nutritional status of children under five is an important indicator in assessing the level of public health and the success of health development. Nutritional problems in toddlers such as malnutrition, stunting and overnutrition are still a concern because they have an impact on children's growth and development. This research aims to determine the nutritional status of toddlers in Kerinci Regency in 2025.
Method: This research is a descriptive study with a cross sectional approach using secondary data from the Integrated SIGIZI application. The number of samples in this study was 14,085 toddlers. Assessment of nutritional status is carried out based on indicators of body weight for age (WW/U), height for age (TB/U), and body weight for height (WW/TB). Data analysis was carried out descriptively by presenting frequency distributions and percentages.
Result: The research results showed that the majority of toddlers had normal nutritional status, namely 13,122 toddlers (93.2%). There were 438 underweight toddlers based on the BB/U indicator (3.2%). There are 425 toddlers in the short category based on TB/U (3.0%). There were 94 toddlers with malnutrition status based on BW/TB (0.7%) and 6 toddlers with malnutrition (0.0%).
Conclusion: This research shows that the nutritional status of toddlers in Kerinci Regency is generally classified as good because it is dominated by the normal category, however, both chronic and acute nutritional problems are still found so that routine growth monitoring, nutritional education to parents, and sustainable nutritional interventions are still found to improve the nutritional status of toddlers.
Key words: nutritional status, toddlers, BB/U, TB/U, BB/TB, Kerinci Regency.
References
Apriani, N. et al. (2025) Buku Ajar Penilaian Status Gizi. Jakarta: PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Astuti, F.D. et al. (2026) ‘Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Malnutrisi Di Puskesmas Lohia’, 6(1), pp. 15149–15154.
Azizah, A.N. and Sumarni, D. (2026) ‘Hubungan Pemberian Makanan Tambahan ( Pmt ) Balita Lokal Pemulihan , Asi Ekslusif Dan Mp-Asi Dengan Peningkatan Status Gizi Balita Stunted’, 4, pp. 513–523.
Dewi, Z. et al. (2026) ‘Pengaruh berat badan lahir rendah dan riwayat infeksi saluran pernapasan akut terhadap kejadian balita underweight’, 4(2), pp. 246–256.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, S.K. dan G. (2025) Laporan Sigizi Terpadu Kabupaten Kerinci. Kerinci.
Fitriyani, S. et al. (2025) ‘Analisis Faktor dan Strategi Penanggulangan Beban Ganda Malnutrisi ( The Double Burden Of Malnutrition ) DI’, in Book Chapter Kesehatan Masyarakat Universitas Semarang Jilid 6, pp. 27–49.
Hafipah, N. and Wijayanti, A.C. (2025) ‘Hubungan pola asuh makan dan riwayat infeksi penyakit dengan status gizi pada balita’, 9(April), pp. 933–941.
Harefa, W.E.E.R. and Purba, T.H. (2025) ‘Intervensi Gizi untuk Penanganan Terjadinya Gizi Kurang pada Balita Usia Dibawah Lima Tahun Institut Kesehatan Helvetia , Indonesia penelitian . Informasi desain penelitian , karakteristik sampel , intervensi yang diberikan , hasil’, Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3, pp. 31–41.
Hasan, N.A., Goi, M. and Imran Tumenggung (2021) ‘Gambaran Status Gizi pada Anak Balita’, Journal Health and Nutritions, 7(2), pp. 58–61.
Hulu, V.T. et al. (2022) ‘Tinjauan Naratif: Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak balita’, AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), p. 250. Available at: https://doi.org/10.30867/action.v7i2.632.
Ilmayanti, N. et al. (2022) ‘Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita’, Jurnal Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjung Pinang, 15(2), pp. 74–85.
Ningsih, F. and Wagustina, S. (2021) ‘Faktor-Faktor Penyebab Gizi Kurang Pada Balita Yang Dirawat Di Puskesmas Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Tahun 2021’, Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA), 4, pp. 55–65. Available at: http://ojs.serambimekkah.ac.id/index.php/makma.
Permenkes No 2 (2020) Standar Antropometri Anak.
Rahmah, A. and Syainah, E. (2026) ‘Hubungan MPASI dan Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kejadian Balita Wasting Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Timur’, Sains Medisina, 4(3), pp. 289–296. Available at: https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i3.938.
Raihan, T.A., Widiasih, E. and Fuad, W. (2023) ‘Faktor yang Berpengaruh terhadap Angka Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Puskesmas Bumiayu Kabupeten Brebes : Studi Kualitatif’, Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(11), pp. 3342–3350.
Rosdiana, Dai, N.F. and Dassi, M. (2021) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Kurang Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate makassar Factors Related To Under Nutrition status in children under five in the working area of Tamalate Public Health Of Makassar’, 3, pp. 1–13.
Sari, R.K. and Susilowati, E. (2023) ‘Scoping Review : Faktor Penyebab Gizi Kurang pada Balita’, Jurnal Gizi Ilmiah, 10.
Syauqiah, Z., Wahyuningsih, U. and Arini, F.A. (2025) ‘Konsumsi Makanan Tinggi Garam Berhubungan dengan Kejadian Double Burden of Malnutrition pada Remaja Usia 16-18 Tahun di DKI Jakarta (1), pp. 174–182. Available at: https://doi.org/10.20473/amnt.v9i1SP.2025.17.
UNICEF, WHO and World Bank Group (2025) Levels and trends in child malnutrition.
Windasari, D.P., Syam, I. and Kamal, L.S. (2020) ‘Faktor hubungan dengan kejadian stunting di Puskesmas Tamalate Kota Makassar’, AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(1), p. 27. Available at: https://doi.org/10.30867/action.v5i1.193.




